Eedukasi

Hukum Membaca Ayat Kursi saat Solat

Hukum Membaca Ayat Kursi saat Solat

Dalam setiap perjalanan kehidupan, tentunya setiap manusia menginginkan kehidupan yang penuh berkah dalam hal apa pun, mendapatkan berkah dari rezeki yang didapat, mendapatkan kesehatan dan berkah lainnya. Dan bagi setiap orang yang ingin berusaha mendapatkan berkah dari Allah SWT akan selalu hadir dalam setiap doa yang dipanjatkan. Ada banyak doa yang dapat Anda ucapkan kapan saja untuk meminta berkah dalam hidup. Ada banyak doa yang bisa Anda pinta, dan salah satunya adalah doa dengan sejuta manfaat, yaitu dengan membaca Bacaan Ayat Kursi. Ayat kursi dapat Anda temukan ketika membaca quran, ayat tersebut merupakan bagian dari QS Al-Baqarah ayat ke 255.Hukum Membaca Ayat Kursi saat Solat

Berlatih bacaan ayat kursi dapat mendatangkan berkah dalam hidup.

Saat melakukan bacaan ayat kursi, maka akan dihadirkan banyak kebajikan dan manfaat yang akan sangat mempengaruhi seluk beluk kehidupan kita. Jika kita sering melafalkan bacaan ayat kursi yang Allah inginkan, akan ada banyak berkah dalam hidup kita. Mempraktikkan Al-Quran juga merupakan tugas kita sebagai seorang Muslim.

Selain itu, peran kita sebagai seorang Muslim adalah untuk memenuhi semua kewajiban kita yang telah diperintahkan oleh Allah SWT. Baca dan latihlah bacaan ayat kursi dalam kebiasaan kehidupan kita sehari-hari. Sehingga hidup kita akan lebih banyak diberi keberkahan dan kita selalu dilindungi oleh Allah SWT dan kita tidak jatuh ke dalam hal-hal buruk yang akan merugikan kita baik di dunia maupun di akhirat.

Hukum membaca ayat kursi saat solat.

Menurut Ma’alimut Tanzil, Al-Baghawy 8/257, kita diperbolehkan membaca ayat kursi setelah Al-Fatihah saat melakukan solat Fardu. Hal ini diperkuat oleh Firman Allah SWT yang tertuang di QS. Al-Muzammil: 20 yang mengatakan ” Maka bacalah apa yang mudah dari Al-Quran.”.

Oleh karena itu, diperbolehkan bagi kita sebagai umat muslim untuk membaca bacaan ayat kursi ketika sedang melakukan solat Fardu dan Sunnah, dengan catatan untuk tidak memotong atau menambahkan atau mengurangi di bagian bacaan ayat kursi yang bukan bagiannya.

Hukum bacaan ayat kursi dilakukan saat solat ini memang diperbolehkan, tetapi tidak ada aturan yang menerangkan bahwa bacaan ayat kursi ini wajib dibaca hukumnya atau sunah untuk dibaca. Jika dirasa tidak memberatkan dan hapal diluar kepala maka akan lebih baik dilakukan, tetapi jika tidak atau belum hapal terkait dengan bacaan ayat kursi ini maka tidak diwajibkan untuk dibaca.

Karena hakikatnya ketika melaksanakan solat, hamba dari Allah SWT lebih baik membaca bacaan yang dihapalnya dari pada memaksakan bacaan yang belum dihapal yang pada akhirnya akan menghambat daripada proses solatnya itu sendiri. Dimana banyak terjadi kesilapan ketika melaksanakan solat diawali dengan lupanya bacaan bacaan ayat yang belum dikuasai oleh kita.